June 19, 2026 | Press Release

[ID] PRESS RELEASE – BritCham Indonesia Tunjuk Mercy Francisca Sinaga sebagai Ketua Wanita Pertama, Tandai Babak Baru dalam Hubungan Bisnis Inggris–Indonesia

Mercy Francisca Sinaga, Chairwoman
Mercy Francisca Sinaga, Chairwoman

Jakarta, 18 Juni 2026 – Kamar Dagang Inggris di Indonesia (BritCham Indonesia) memilih Mercy Francisca Sinaga, yang dikenal luas dengan nama Cisca, Director, Chief Legal and Government Relations Officer di Prudential Indonesia, sebagai Ketua perempuan pertama dalam sejarahnya pada Rapat Umum Anggota Tahunan (AGM) BritCham Indonesia 2026.

Menggantikan Ian Betts, Cisca menjadi perempuan pertama yang memimpin BritCham Indonesia sejak organisasi ini berdiri lebih dari empat dekade lalu. Penunjukan ini menjadi milestone bersejarah bagi BritCham Indonesia dan terjadi pada momen penting bagi hubungan Inggris–Indonesia, menyusul penandatanganan UK–Indonesia Strategic Partnership dan Economic Growth Partnership (EGP) awal tahun ini.

Penunjukan ini juga bertepatan dengan semakin eratnya keterlibatan Inggris dengan Indonesia dan ASEAN, termasuk melalui peran Naz Shah MP sebagai Utusan Dagang Perdana Menteri Inggris untuk Indonesia dan ASEAN. Peran tersebut mencerminkan semakin pentingnya posisi strategis Indonesia dan kawasan ini secara lebih luas bagi agenda perdagangan dan investasi Inggris.

Terpilihnya Cisca tidak hanya menandai peralihan kepemimpinan, tetapi juga kelanjutan dari re-positioning strategis BritCham Indonesia sebagai platform terpercaya untuk dialog bisnis, kebijakan, advokasi, dan kolaborasi kelembagaan antara Inggris dan Indonesia. Selama setahun terakhir, BritCham telah memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem hubungan Inggris–Indonesia yang lebih luas, membantu menerjemahkan komitmen bilateral tingkat tinggi ke dalam keterlibatan bisnis yang nyata, dialog sektoral, dan advokasi yang dipimpin oleh anggota.

Exec Officer
Exec Officer dari BritCham Indonesia

Selama masa kepemimpinan Ian Betts sebagai Ketua, BritCham Indonesia terus bertransformasi dari organisasi keanggotaan tradisional menjadi platform yang lebih strategis untuk dialog bisnis, kebijakan, dan kelembagaan yang serius. Dalam Pesan Ketua pada AGM, Ian merefleksikan tujuan BritCham melalui frasa “Only connect”, yang menggambarkan peran Chamber ini dalam menghubungkan negara, bisnis, pemerintah, institusi, sektor, gagasan, dan people.

Prinsip ini menjadi landasan kerja BritCham selama setahun terakhir, di mana hubungan Inggris–Indonesia memasuki fase yang lebih substantif. BritCham mendukung momentum ini melalui keterlibatan erat dengan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Department for Business and Trade, KADIN, para pemangku kepentingan pemerintah Indonesia, perwakilan dagang Inggris, kamar dagang internasional, dan perusahaan-perusahaan anggota.

Kontribusi BritCham selama setahun terakhir meliputi dukungan terhadap keterlibatan yang terkait dengan UK-Indonesia Strategic Partnership, diskusi terkait Economic Growth Partnership, dialog sektoral di berbagai bidang prioritas, serta keterlibatan tingkat senior yang melibatkan para menteri, wakil menteri, duta besar, regulator, pemimpin bisnis, akademisi, pakar, dan anggota. Kamar Dagang ini juga mendukung misi dagang Inggris dan kunjungan pejabat senior Inggris, termasuk keterlibatan terkait energi bersih, keamanan siber (cyber), jasa keuangan dan profesional, kerja sama maritim, dan kolaborasi investasi yang lebih luas.

Salah satu contoh utama dari peran strategis ini adalah peluncuran Maritime Partnership Programme, “Building a Maritime Nation”, yang mempertemukan para pemangku kepentingan Inggris dan Indonesia di bidang kapabilitas maritim, keterampilan, kemitraan industri, dan kerja sama jangka panjang. Program ini selaras dengan Strategic Partnership yang lebih luas dan menunjukkan relevansi praktis keahlian Inggris terhadap prioritas nasional Indonesia.

BritCham juga telah memperluas kerja advokasi dan kebijakan publiknya, dengan berpartisipasi dalam konsultasi dan diskusi kebijakan yang mencakup regulasi investasi, pembangunan industri, perpajakan, ketenagakerjaan, kesehatan, keberlanjutan, digitalisasi, implementasi halal, kawasan ekonomi khusus, perizinan usaha, dan iklim investasi secara lebih luas. Melalui kolaborasinya dengan KADIN dan asosiasi bisnis Indonesia lainnya, BritCham telah membantu memperkuat hubungan antar-bisnis dan antar-institusi antara Inggris dan Indonesia.

“Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk terpilih sebagai Ketua perempuan pertama BritCham Indonesia. Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan kemajuan Kamar Dagang kita, tetapi juga semakin besarnya kontribusi perempuan di semua jenjang kepemimpinan bisnis. Saya berharap dapat melanjutkan fondasi kuat yang telah dibangun oleh para predecessors saya, serta bekerja sama erat dengan para anggota dan pemangku kepentingan untuk memajukan hubungan bisnis Inggris–Indonesia,” ujar Mercy Francisca Sinaga, Ketua BritCham Indonesia.

“Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Ibu Mercy Francisca Sinaga yang menggantikan saya sebagai Ketua. Ibu Cisca membawa energi, semangat, dan komitmen yang besar dalam menjalankan peran ini. Beliau juga akan menjadi perempuan pertama yang memimpin BritCham Indonesia. Ini merupakan milestone yang signifikan dan patut disambut baik bagi Kamar Dagang ini. Saya yakin BritCham akan berada di tangan yang tepat, dan saya mengucapkan semoga sukses untuk beliau,” ujar Ian Betts pada AGM BritCham Indonesia 2026.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, sekaligus Honorary President BritCham Indonesia, HMA Dominic Jermey CVO OBE, turut menyambut terpilihnya Cisca sebagai Chairwoman wanita pertama BritCham Indonesia.

“British Chamber adalah mitra utama bagi seluruh upaya yang kami lakukan di Indonesia, dan masih banyak yang dapat kita capai bersama di tahun mendatang dalam mewujudkan Kemitraan Strategis dan Kemitraan Pertumbuhan Ekonomi. Mencerminkan nilai-nilai Inggris merupakan bagian penting dari kerja sama ini. Inggris telah menempatkan pemberdayaan perempuan dan anak perempuan sebagai inti dari kebijakan luar negeri kami, dan karenanya saya sangat senang melihat begitu banyak pengusaha wanita terkemuka yang terwakili di dalam Kamar Dagang ini. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada Ibu Cisca atas langkah beraninya menjadi Ketua Wanita pertama dari Kamar Dagang ini.” ujar HMA Dominic.

Penunjukan Cisca juga menjadi pencapaian penting dalam perjalanan profesionalnya. Dengan pengalaman kepemimpinan hampir 27 tahun, ia telah mengembangkan keahlian mendalam di bidang hukum, regulasi, tata kelola, kebijakan publik, dan hubungan pemerintahan, dengan fokus kuat pada keterlibatan pemangku kepentingan secara strategis. Saat ini, sebagai Director, Chief Legal and Government Relations Officer di Prudential Indonesia, Cisca memegang peran penting dalam mendukung tata kelola perusahaan, urusan regulasi, keterlibatan kebijakan, dan kolaborasi antar-sektor di salah satu institusi jasa keuangan terkemuka di Indonesia.

Penunjukan ini juga sejalan dengan keterlibatan BritCham Indonesia yang lebih luas dalam isu talenta, inklusi, dan kepemimpinan melalui platform seperti Professional Women’s HUB dan Talent HUB, yang telah mendukung berbagai diskusi mengenai perempuan dalam dunia kerja masa depan, kepemimpinan kewirausahaan, kekuatan ekonomi perempuan, budaya organisasi, dan transformasi tempat kerja.

Di bawah kepemimpinan Cisca, BritCham Indonesia akan terus memperkuat perannya sebagai platform terpercaya untuk dialog kebijakan, jejaring bisnis, berbagi pengetahuan, advokasi, dan kemitraan strategis Inggris–Indonesia. Kamar Dagang ini tetap berkomitmen untuk mendukung lingkungan bisnis yang transparan, predictable, inklusif, dan kompetitif, sambil mendorong kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah dan industri.

Di tengah momentum yang terus berkembang antara Inggris dan Indonesia, BritCham Indonesia akan terus membantu menghubungkan kebijakan dengan realitas komersial, ambisi dengan implementasi, serta hubungan dengan peluang. Melalui anggota, Dewan Pengurus, Sekretariat, mitra, dan jejaring pemangku kepentingan yang lebih luas, BritCham tetap berkomitmen untuk memperkuat hubungan ekonomi, memajukan advokasi bisnis, dan mendukung lingkungan di mana perusahaan dapat berinvestasi, berkembang, dan berkontribusi bagi kesejahteraan bersama, demi kepentingan kedua negara dan para pemimpin bisnis masa depan.

Board of BritCham Indonesia
Board of BritCham Indonesia